Selasa, 21 Juli 2015

Senja Temaram

Kita ibarat dua benda langit penghias angkasa 
Berjuang menyinari dunia sendirian 
Kau matahari dan aku rembulan
Hidup dalam ruang waktu berbeda 
Rindu di dada seraya mengoyak jiwa Menyisakan luka tak terlihat 
Hanya di kala senja temaram ku dapat melihat mu
Sepanjang waktu mencintaimu 
Dan di kala fajar benderang ku dapat mengenang mu
Aku hidup karna sinar mu
Engkau yang selalu mengisi ribuan doa di sujudku
Yang memenuhi seluruh hatiku 
Dan seluruh pengharapan dalam hidupku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar